Wednesday, 24 June 2015

Mensyukuri Nikmat Ramadhan

Bulan Ramadhan, bulan suci dan bulan penuh hikmah telah datang. Bulan di mana, umat muslim berlomba-lomba dalam kebaikan dan dalam beribadah. Bagi saya, saya telah menyiapkan satu bulan sebelum bulan Ramadhan datang. Persiapan fisik, persiapan mental dan persiapan-persiapan lainnya, seperti ketika menata rumah menyambut Ramadhan.

Maka Nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan 
( QS Ar Rahman)

Ramadhan Tahun Ini, Membersihkan Kamar Mandi

Meskipun pada Ramadhan kali ini, asisten rumah tangga saya masih baru sekali dan belum mampu mengerjakan pekerjaan rumah dan menangani anak-anak saya, saya harus ikhlas menerimanya. Terkadang ketika saya membersihkan bagian rumah tempat untuk mandi, saya masih terus mengingat asisten rumah tangga saya yang lama. Ketika membersihkan kamar mandi, seluruh bagian kamar mandi, dinding keramik, kloset duduk, bagian atas kloset, hexos, bagian belakang pintu dan ember penampungan air, dia bersihkan. Jadi, Ramadhan tahun ini, saya sendirilah yang membersihkan kamar mandi.



Membersihkan kamar mandi ternyata ada tipsnya. Saya memang lebih menyukai mengerjakan sendiri, asisten lama saya memperhatikan cara saya membersihkan kamar mandi, jadi persis seperti keinginan saya. Pertama-tama, air dalam bak mandi/ ember penampungan air jangan langsung dikuras habis. Bersihkan dinding kamar mandi terlebih dahulu menggunakan cairan pembersih, kloset, tempat sabun, tempat sikat gigi hingga belakang pintu serta atap-atap kamar mandi. Baru kemudian, air dalam bak dipergunakan untuk membilas dinding kamar mandi, bagian belakang pintu dan tempat sabun.

Setelah dinding dan lainnya, bersih terbilas, baru kemudian lantai kamar mandi digosok menggunakan cairan pembersih dan dibilas dengan air. Nah, yang terakhir baru bak mandi atau ember penampungan air. Setelah semuanya bersih dan kotoran dari membersihkan bak sudah hilang baru kemudian mengisi bak mandi dengan air. Saya sudah berpengalaman dengan beberapa asisten rumah tangga, baru satu orang yang sukses mengerjakan seperti apa yang saya kerjakan.

Ruangan Stategis dalam Rumah : Efektivitas Waktu


Saya harus menerima konsekuensi menjadi ibu yang bekerja di luar rumah. Berganti asisten rumah tangga, karena sesuatu hal urusan pribadi harus meninggalkan rumah saya. Alhamdulillah juga,  perusahaan tempat saya bekerja memberikan fleksi time, pada bulan Ramadhan, masuk kantor lebih awal dan pulang lebih awal juga. Hal itu, tentu tidak membuat saya lantas bersantai, mengingat asisten rumah tangga saya yang baru. Setelah makan sahur, saya harus mencuci piring bekas makan malam dan makan sahur, memasak makanan untuk anak-anak saya di dapur.

Di dapur, beberapa pekerjaan mampu saya lakukan secara bersamaan. Ketika kompor menyala dan di atasnya ada panci bubur, saya mampu mengisi air untuk mencuci baju di mesin cuci. Setelah air penuh, mesin cuci bekerja, saya menempatkan piring bersih untuk dimasukkan ke dalam lemari piring. Hal itu, karena saya menempatkan perabotan sesuai dengan keperluan dan manfaatnya. Di dapur yang berdekatan dengan kamar mandi, dengan tempat mesin cuci dan dengan lemari piring. Hal itu, untuk efektivitas waktu, apalagi di bulan Ramadhan ini, di mana waktu luangnya mampu dipergunakan untuk beribadah.

Meskipun acara masak memasak ketika bulan Ramdhan saya kurangi. Namun dari dapur inilah, romantisme Ramadhan sangat terasa. Ketika air menjerang ketika waktu sahur, membuat dua buah cangkir teh manis hangat, memberikan kepada suami setelah shalat malamnya dan menerima anggukan senyum terima kasihnya. Di bagian rumah yang paling belakang inilah, saya mampu mengawasi anak-anak ketika sedang bermain, bagian dapur memang berada paling belakang, namun mampu melihat ke arah kamar utama, ruang tamu dan ruang tengah.

Lantai, Ngumpul Keluarga di Rumah Menjadi Seru

Ada satu hal yang sangat saya syukuri pada bulan Ramadhan tahun ini, dengan asisten rumah tangga yang baru. Lantai rumah bersih dan kesat, tidak licin dan tidak berdebu, mungkin keahlian si asisten rumah tangga yang baru ini, membersihkan lantai, menyapunya dan mengepelnya. jika boleh dibilang saya memang seorang yang super ingin rumah bersih, dan saya mencontoh ibu saya. Membersihkan lantai, juga ada tipsnya.

Di awali dengan membersihkan bagian atas, seperti meja, lemari, dilap supaya kotoran semuanya turun. Setelah itu baru disapu dengan pelan-pelan sembari disentuh dengan kaki, apakah telah bersih benar, baru kemudian dipel menggunakan kain pel dengan sabun yang tidak begitu banyak. Mempergunakan banyaknya sabun pel, tidak menjamin lantai itu benar-benar bersih, yang ada malahan lantai menjadi licin.

Bagi saya, lantai memang harus bersih dari debu, apalagi kotoran. Saat pulang bekerja dan mendapati lantai "ngeres" karena ada debu kecil, saya suka menyapunya kembali. Saya menyukai lantai yang bersih, karena tanpa lantai yang bersih, acara ngumpul bersama keluarga kurang seru, karena saya harus berkali-kali menyingkirkan debu dari lantai, enggak asyik kan.

Bayangkan, jika lantai rumah berdebu, licin karena menggunakan sabun lantai yang terlalu banyak dan banyak nasi yang mengering dan menempel di lantai. Sungguh hal yang mengurangi keceriaan di Ramadhan ini, bukan?. Di lantai rumah inilah, ada banyak kegiatan yang dilakukan di rumah.Anak sulung saya menyukai dinginnya lantai keramik untuk menggerakkan truk kesayangannya dan mendirikan mainan dinosaurusnya, anak bungsu saya sedang asyik merangkak di lantai.



Tentu kurang seru, jika bagian rumah sebagai tempat untuk menginjak kurang nyaman. Lantai menjadi dasar untuk menggelar sajadah ketika mendirikan shalat tarawih bersama, lantai untuk penumpu badan ketika tadarus Al-Quran menunggu waktu berbuka puasa. Sungguh luar biasa bagi orang-orang yang mensyukuri apa yang berada di depannya, menikmati apa yang sedang diberikan-Nya, Inza Allah berkah, aamiin.

Salam
@astinas


30 comments:

  1. wahh.. makasih banyak tips membersihkan kamar mandinya mak..
    ihirr romantisme ramadhan <3

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tips sederhana....romantisme kudu ada

      Delete
  2. Aah, lantai licin paling bahaya apalagi aku lg hamil bs kepleseet. Salut maknastin rajin bebersih. Da aku maah ngandelin anak2 utk nyapu ngepel :D

    ReplyDelete
  3. Tipsnya membersihkan kamar mandi boleh juga nih, nanti kucoba ah. Kalo lantai mesti dibersihkan tiap hari ya, memang nggak enak kalo lantai berdebu, bawaannya pingin nyapu aja :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak suka aku klo ada ngeres dikit...bawaannya bawa sapu aja

      Delete
  4. Ugh..baru inget hari ini aku kan mau bersihin lantai di depan tempat wudhu

    ReplyDelete
  5. faiz main mobil bareng yuk

    ReplyDelete
  6. aku baru tahu tipsnya bersihin kamar mandi dindingnya dulu baru baknya.lha aku kebalik.xixixixi

    ReplyDelete
    Replies
    1. biar baknya enggak kotor lagi cheil

      Delete
  7. Anak2 kan seneng gegoleran di lantai yak, makanya kudu bersih. Tapi aku kalo ga ada asisten ngepel ngga bisa tiap hari >.<

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku ngepel kain basah aja setiap kotor, tapi sehari sekali pakai sabun pelnya..yeeehehe

      Delete
  8. Indahnya Ramadan. Ada sesuatu hikmah yang setiap tahun selalu ada.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya Alhamdulillah smoga mendapat yang terbaik, aamin

      Delete
  9. baru tahu juga saya ternyata membersihkan kamar mandi ada tipsnya juga :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. kudu mba kudu ada tips untuk apapun, yehehe

      Delete
  10. tiap hari aku rajin nyapu, biar lantai bersih dan penghuni rumah betah :)

    ReplyDelete
  11. sama nih kayak aku, sukanya rumah itu selalu bersih, dan seneng kalau bersihin sendiri, lebih puas dan rasanya lebih bersih :)

    ReplyDelete
  12. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  13. tips yang bermanfaat mba :) terimakasih

    ReplyDelete
  14. Aku belum beres2 rumah nih mbak :D
    Soalnya masih capeeek..hehe

    ReplyDelete
  15. semoga tercapai rumah impiannya mak :)

    ReplyDelete
  16. Cara bersihin kamar mandinya sama kayak saya dulu biasa bersihin, biasanya selain saya sisain didalam bak mandi juga saya tampung di ember untuk bilasan ke 2Xnya. assalamualaikum, salaam kenal mbak :)

    ReplyDelete
  17. saya sebetulnya suka males beberes rumah, Mak. Mending nguprek di dapur :D

    ReplyDelete