Thursday, 19 November 2015

Tips Menggunakan Mesin Cuci

Bu ibu, sudah selesaikah pekerjaan rumah hari ini? sudahkah menutup mesin cuci dan menjemur pakaian yang telah dicuci? saya sedang enggak nyuci, yang nyuci kebetulan ART saya. Namun jika tidak ada ART sayalah yang meng-handle semua pekerjaan rumah tangga. Mulai dari mencuci menggunakan mesin cuci sampai pakaian yang sudah kering disetrika, semua dikerjakan oleh saya.

Mesin cuci milik saya memiliki brand ambasador yang sebelas dua belas dengan saya *tolong jangan ditimpuk ya, hehee. Tahun 2008 saat masih pengantin baru, saya diberikan kejutan oleh suami, yaitu membeli mesin cuci top loading, satu tabung. Waktu itu harganya masih mahal, 2,9 juta itu lumayan sekali kan ya. Namun alasan suami, agar saya tidak perlu mengucek dan repot repot bilas membilas mengunakan air, harganya terasa murah.


Tips menggunakan mesin cuci

Mesin cuci tersebut telah berpindah-pindah mengikuti kemana saja sang empunya traveling #Tjash traveling pindahan kali. Heheee, tahun 2008 pertama beli ada di Pondok Labu, 2009 lahir anak pertama pindah di Depok, 2010 resign dari kantor, pindah ke Semarang, 2011 pindah ke Karawaci, kemudian 2011-2015 pindah ke kota Tangerang.

Kebayang kan, bagaimana mesin cuci ini sudah merasakan panasnya deru mesin kendaraan sewaktu memindahkannya bersama dengan barang-barang yang lainnya. Beuuuh, kata sahabatku, kalau mesin cuci Mbak Astin bisa ngomong, mungkin dia akan bilang "saya lelah, cukup...cukup" hahaaaa. Jadi benturan-benturan di kendaraan yang membawa mesin cuci ini cukup membuat luka kecil, namun mesinnya masih sangat bandel.

tips menggunakan mesin cuci
Mesin cuci 2010

Apa yang membuat mesin cuci saya awet mesinnya sampai tahun 2015 bulan November? hiks saya harus merelakan untuk berganti mesin cuci, meskipun mesinnya masih bagus sekali. Masih bisa berputar, masih bisa mengeringkan dan masih membuat getaran-getaran yang kencang. Berikut pengalaman saya menggunakan mesin cuci pertama saya;
  1. Memisahkan pakaian atas dan bawahan
  2. Mencucinya menjadi dua bagian
  3. Isi air yang cukup, jangan terlalu sedikit juga jangan kepenuhan
  4. Bersihkan bagian atasnya ketika terkena air
  5. Bersihkan bagian dalamnya dan kosongkan saringan sampahnya
  6. Puji puji terus dan sayang sayangilah selalu.
Sepertinya itu semua juga dilakukan kan ya oleh semua orang, tapi ada beberapa teman-teman yang baru dua tahun sudah berganti spare part yang ini lah yang itulah dengan brand yang sama. Memang sich, pernah sekali mesin cuci saya tidak mau berputar meskipun powernya menyala. Usut punya usut oleh tukang reparasi sewaktu di Semarang, ada kabel yang tidak kencang, mungkin ditarik-tarik oleh tikus.

tips menggunakan mesin cuci
Mesin cuci 2012

Yup tikus adalah salah satu musuh mesin cuci sayah. Selanjutnya itulah reparasi pertama hanya mencolokkan kabel saja, enggak sampai lima menit dan gratis, karena tidak mengganti ataupun membetulkan spare part yang rusak. Bandel sekali to mesin cuci saya. Tahun 2010 sampai 2015 belum pernah service ringan lagi, anteng sekalikan mesin cucinya.

Ibu mertua saya juga heran, mesin cuci mba Astin awet sekali, padahal sering dibawa ke mana-mana dan sehari bisa 2-3 kali putar. Tahun ini 2015 bulan November, air pembuangannya masuk ke dapur. Ada apa gerangan? apakah pipanya terlalu menjorok ke dapur? ternyata selidik punya selidik oleh suami, pipa bagian dalamnya yang berwarna hitam berlubang terkena gigitan tikus.
 
tips menggunakan mesin cuci
Mesin cuci 2015

Nangis sayah, sampai suami bilang "kalau kamu tetap mempertahankan mesin cuci ini, bisa...tapi airnya ke mana-mana dan kamu bakalan repot dengan air yang masuk ke dapur". Duh, kok jadi sayang banget buat melepas dan mengganti dengan yang baru, Ihiir sayang jugakan mengeluarkan uang untuk membeli mesin cuci baru, hanya gegara tikus makan pipa pembuangan bagian dalam.

Kalau bisa diganti dengan pipa barupun, sepertinya suami saya sudah ingin mengganti mesin cuci lama dengan yang baru. Entahlah saya merasakan sebuah kegalauan dalam hati, namun semua saya serahkan kepada suami untuk memberi saya uang, hehee. Iya juga sich, bagian bawah mesin cuci lama sudah berkarat, karena sewaktu di Depok, rumah kontrakan bagian dapur itu sempit, namun kamar mandinya luas, jadi masuk dech mesin cuci ke dalam kamar mandi.

Good bye mesin cuci yang telah menemaniku selama 8 tahun, welcome mesin cuci baru dengan brand yang sama, forever too ya seperti pendahulumu.  Saya dan suami memang loyal jika mendapatkan brand yang awet, saya dan suami akan menggunakan terus, ada beberapa elektronik rumah tangga yang menggunakan brand yang sama juga dengan mesin cuci ini. [2015:11]

@astinas

5 comments:

  1. berhubung single dan perantauan, saya lebih sering nge-laundry ataupun nyuci sendiri mbak. secara nggak punya mesin cuci. tapi tipsnya boleh lah saya praktekkan kalau lagi pulang ke rumah :)

    ReplyDelete
  2. Di rumah ada mesin cuci tapi cuma buat ngeringkan aja. Tapi, makasih tipsnya ya mama FF

    ReplyDelete
  3. haha... anaknya malah dudukin tuh mesin cuci. dasar

    ReplyDelete
  4. di rumah saya nyucinya masih dengan cara manual mba jadi saya butuhnya tips agar tangan tidak lecet saat mencuci :)

    ReplyDelete